Latest Updates

Jelang Puasa, Harga Sembako Mulai Naik di Tangerang

Jelang Puasa, Harga Sembako Mulai Naik di Tangerang



TANGERANG-Menjelang bulan Ramadhan, harga sembako di pasar tradisional Kota Tangerang masih stabil. Belum ada yang mengalami kenaikan, khususnya daging daging sapi dan ayam.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Indakop) Kota Tangerang Muhammad Noor mengatakan, minggu keempat menjelang puasa harga sejumlah sembako masih normal.
"Dari hail pendataan kita dilapangan, belum ada yang naik, masih stabil. Jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan" katanya, Rabu (28/5).
Disebutkannya untuk harga daging sapi masih kisaran Rp 95.000 per Kg, daging ayam broiler Rp 30.000 per kg, daging ayam kampung Rp 55.000 per kg. Untuk harga beras kualitas pertama Rp 9.500 per Kg, kualitas ke dua Rp 8.750 per Kg.
"Sementara untuk harga minyam goreng curah Rp 12.500 per liter, telur ayam negeri Rp 19-20 per Kg atau Rp1.700 per butir ," ujar M Noor.
Menuru M Noor, naiknya harga sembako diprediksi terjadi pada H-2 puasa. Kenaikannya sekitar 10-20 persen dari harga normal. Hal tersebut disebabkan meningkatnya konsumsi masyarakat terhadap sembako, terutama daging.
"Ini sudah menjadi kebiasaan masyarakat juga. Kalau hari sebelum puasa, biasanya tidak makan daging, pas puasa harus makan daging. Ya karena hukum pasar, semakin banyak permintaan semakin tinggi harga jual," katanya.

Tegur Tetangga karena main musik bising, Yuka Tewas Ditusuk

Tegur Tetangga karena main musik bising, Yuka Tewas Ditusuk




TANGERANG-Yuka Valeanda,20, pemuda yang tinggal di Kampung Sentul, RT 4/2, Kelurahan Curug Kulon, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang pada Senin (26/5) malam tewas.

Penyebab Yuka tewas, karena dikeroyok tetangganya setelah Yuka sempat menegur pelaku karena memainkan musik terlalu bising. Dugaan tersebut mengemuka karena sejumlah saksi mata melihat Yuka yang marah sebelumnya kepada ketiga pelaku.

Petugas Polsek Curug Kabupaten Tangerang hingga Selasa (27/5) masih  memburu ketiga pelaku. Polisi juga berhasiul mengamankan pisau lipat dari tempat kejadian perkara (TKP). “Kami sudah mengantongi nama-nama pelaku, saat ini anggota masih memburunya,” ujar Kapolsek Curug, Kompol Gatot Hendro.

Rumah kontrakan pelaku yang berada tak jauh dari rumah korban telah digeledah petugas. Dari dalam rumah petak, polisi mengamankan sebuah ponsel yang diduga milik salah seorang pelaku.

Menurut Kapolsek, dari hasil keterangan sejumlah saksi mata, motif pelaku murni karena korban meminta ketiga pelaku untuk tidak membuat kegaduhan karena mengganggu kenyamanan warga.

Namun, teguran korban tak diterima oleh pelaku. Tepat di depan sebuah warnet, korban yang saat ingin bermain warnet tak jauh dari rumahnya tiba-tiba bertemu dengan ketiga pelaku. Cekcok mulut dan adu jotos antara korban dengan pelaku pun tak terelakan.

“Salah satu pelaku mengeluarkan pisau dan menusukannya ke dada korban hingga terkapar,” kata Kapolsek.
Untuk  kepentingan penyelidikan, jasad korban dibawa ke kamar mayat RSUD Kabupaten Tangerang untuk diotopsi.

Mayat Wanita Diikat Batu & Dibuang di Kali Kronjo Ditemukan

Mayat Wanita Diikat Batu & Dibuang di Kali Kronjo Ditemukan




TANGERANG-Warga di Kali Jenggot, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang pada Senin (26/5) menemukan mayat wanita di dalam karung dengan posisi karung yang diikat batu.

Pada wanita yang memiliki ciri-ciri usia berkisar 35 tahun, mengenakan kaos lengan panjang motif garis berwarna cokelat dan abu-abu, mengenakan bra berwarna hitam, celana jeans panjang berwarna biru gelap dan ikat pinggang berwarna abu-abu itu, tidak ditemukan identitas.

Menurut Kapolsek Kronjo, AKP Bambang Hermanto, jasad korban kini sudah berada di RSUD Kabupaten Tangerang. Ketika ditemukan warga, lanjut Kapolsek,  diakuinya di dalam karung terdapat batu berukuran besar yang diduga agar mayat tidak mengapung.

“Ya tentu batu itu sengaja dimasukan pelaku. Tujuannya agar mayat tenggelam di kali,” ungkap Kapolsek.

Kapolsek juga menyebutkan ciri-ciri jasad wanita tersebut. Dia berharap, warga ada yang mengenali jasadnya. “Karena warga sekitar tak ada yang mengenali. Kami masih mencari identitas korban dulu,” terangnya.

Pabrik Aluminium Foil di Batuceper Terbakar, Karyawan Jebol Tembok

Pabrik Aluminium Foil di Batuceper Terbakar, Karyawan Jebol Tembok




TANGERANG-Pabik produksi aluminium foil PT Altindo Mulia yang berlokasi di Jalan Raya Daan Mogot Km 20,2,  Kecamatan Batu Ceper, Kota Tangerang ludes terbakar, Selasa (27/5) sore.


Salah satu karyawan yang juga saksi mata bernama Bayu mengatakan, peristiwa terjadi sekitar pukul 16.30 WIB.
Ketika itu dia bersama lima karyawan lain sedang bekerja. Tiba-tiba kepulan asap tebal keluar dari gudang penyimpanan bahan kimia.

"Kejadiannya cepat sekali. Api langsung besar. Sementara posisi kita di belakang pabrik. Jadi tidak bisa keluar," katanya.
Saat api semakin besar, keenam karyawan tersebut langsung membobol tembok pabrik dan berhasil keluar.

 "Kita keluar dari samping, dengan bobol tembok," ujar Bayu. Bayu mengaku, belum mengetahui penyebab kebakaran. Namun, dipastikan api berasal dari gudang penyimpanan bahan kimia untuk membuat aluminiun foil. "Apinya dari gudang kimia. Itu bahan mudah terbakar semua," tukasnya.

Sebanyak tujuh unit mobik pemadan kebakaran gabungan dari Kota Tangerang dan DKI Jakarta diterjunkan ke lokasi. Hingga saat ini, api masih belum biaa dipadamkan.

Padepokan Jokowi-JK Diresmikan di Kabupaten Tangerang

Padepokan Jokowi-JK Diresmikan di Kabupaten Tangerang




TANGERANG–Padepokan Kebangsaan Karang Tumaritis (PKKT),  Kampung Babakan, Kelurahan Bonang, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang pada  Minggu (25/5) resmi menjadi  pondokan Jokowi-Jusuf Kalla (JK).

Padepokan itu dideklarasikan sebagai sentral relawan kemenangan Jokowi-JK dalam Pilpres 9 Juli 2014, di wilayah Kabupaten Tangerang.

Ketua DPC PDIP Kabupaten Tangerang, Barhum HS yang hadir dalam deklarasi tersebut mengatakan, untuk memenangkan Jokowi-JK dalam pemilihan presiden (Pilpres), dibutuhkan relawan yang mempunyai idealisme yang kuat serta tanpa pamrih.

Karena, jika tidak, dikhawatirkan akan muncul gerakan politik nomor piro wani piro (NPWP). Dan, kompleksitas yang terjadi, dalam Pilpres dengan Pileg akan berbeda.

“Kalau melihat kultur masyarakat Kabupaten Tangerang, 60 persen pola pemikiran irasionalnya kelihatan. Untuk itu, tantangan pada relawan, itu tanpa pamrih. Kalau tidak mempunyai idealisme yang kuat, akan kebablasan. Jangan jadi relawan yang NPWP,” kata Bahrum.

Pengasuh PKKT, Ananta Wahana juga mengatakan, dibentuknya Pondokan Jokowi-JK ini adalah sebagai bentuk dukungan terhadap pasangan Jokowi-JK dalam pemenangan Pilpres 9 Juli mendatang.

Ananta juga mentargetkan, dalam memenangkan Jokowi-JK ini, relawan Pondokan Jokowi-JK lebih kepada bagaimana memberikan pengetahuan kepada masyarakat, bahwa Jokowi-JK adalah sosok pemimpin yang mempunyai integritas. Ananta juga optimis, bahwa pasangan Jokowi-JK akan menang dalam Pilpres mendatang.

“Kami akan berjuang lebih keras mungkin, yaitu memberikan pemahaman kepada masyarakat, bahwa pasangan Jokowi-JK adalah sosok pemimpin yang mempunyai intergritas. Jokowi lahir dari hati rakyat, sehingga jika Jokowi lahir dari hati rakyat, Jokowi pasti akan menang,” tandasnya.
 
lazada.co.id
LazadaID
lazada.co.id